Dhira Bongs Lakukan Invasi Hingga ke Negeri Sakura

Apa aja sih, yang dilakuin warga kreatif di bulan September ini? Jangan cuma sare doang atuh ya, setidaknya baca ROI! Agar selalu diterangkan permusikannya. Nah, kalau Dhira Bongs sih, memilih menghabiskan waktu Septembernya dengan debut tur internasional! Kurang goks apalagi coba, ya, mbak Dhira ini~

Yak, Negeri Sakura dipilih wanita berkacamata ini untuk melakukan tour di berbagai kota, sekaligus ia juga mempromosikan rilisan dua albumnya yang diproduksi secara independen ke arek-arek Jepang. Dhira berhasil  membuktikan diri  lho, mau dia mentas di Bandung, di Jakarta, atau sampai ke Jepang aja ia sukses menuai respon positif sama pecinta musik di sana. Bahkan nggak tanggung-tanggung guys, tanggal 23 September yang lalu Dhira berhasil menjadi salah satu pengisi event kece Jepang yang bertajuk Kyoto Music Expo! Dhira yang meledak melalui single enakeunnya yang berjudul Bara ini tampil bersama sembilan musisi kece lokal maupun interlokal, heeuh da wartel.

Ada cerita menarik ceunah mah warga kreatif, ternyata Dhira Bongs sebelum melakukan tour ke Jepang rupanya memang sudah ada yang ngefans duluan ke Dhira. Sosok trumpetist dari band Quruli bernama Fan Fan mengaku menemukan lagu Puncak Pohon Bandung-nya Dhira dan hingga disebarluaskan oleh Fan Fan dan jatuh cintalah si manajer Quruli yang ternyata bertindak juga sebagai penyelenggara Kyoto Music Expo.

Tah, dari situ diajaklah neng Dhira yang asli orang Bandung ini untuk meramaikan ajang yang sudah berjalan ke-11 kali tersebut. Sekali merengkuh dayung, dua atau tiga pulau terlampaui. Peribahasa  ciamik ini memang mencirikan Dhira banget. Karena nggak cuma tampil di Kyoto, dia juga tampil di Nagoya dan Osaka. Mantap pisan.

Selain itu, Dhira juga memanfaatkan momen besar ini untuk membuat karya berupa lagu dan video yang bertemakan self-esteem, rada horor sih, tentang bunuh diri gitu. Cuma, ya, Dhira bikin karena memang Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat bunuh diri tertinggi sa-alam dunya. Ngeri, iya~

So, sukses terus buat neng Dhira dan kolega, supaya solois di Kota Bandung makin mencuat namanya baik di negeri sendiri maupun di negeri batur!