Black Panther (2018): Bukan Film Superhero Biasa

Indeks Prestasi Keren: 8,5/10

Yuhu~ Seneng banget ya taun ini akhirnya kita kenalan lagi sama tokoh baru dari Marvel Cinematic Universe yaitu Black Panther! Jadi, ceritanya aku sebagai penonton setia (ciegitu) film-film Marvel emang udah nungguin banget nih, kehadiran si film Black Panther sejak kemunculan beliau yang pertama di film Captain America: Civil War (2016), habisnya keren aja gitu pas pertama kali liat teh, sesuai ekspektasi pisan kostumnya! Cucok meong~

Cerita di film dimulai dengan kematian King T’Chaka, yang adalah Raja Wakanda. Nah, ceritanya Wakanda teh nama tempat peradaban canggih yang tersembunyi di Afrika sana. Dari dulu ceritanya Wakanda ini emang selalu diumpetin, soalnya dia punya sumber daya alam yang kuat banget bernama Vibranium yang bikin Wakanda jauh lebih maju daripada negara-negara lain di bumi. Buat yang pada suka Marvel pasti tau dong kalau Vibranium teh bahan yang dipake buat bikin tamengnya Captain America, alias bahan metal paling kuat di dunia. Tapi, sayang euy si Vibranium teh fiksi, hehe. Bayangkan kalau itu beneran, mungkin udah dipake buat ngelapisin mobil kali ya, atau mungkin jadi bahan perabotan dapur ibu-ibu tea.

Usut punya usut, akhirnya King T’Chaka kemudian digantiin sama anaknya sendiri yaitu T’Challa (Chadwick Boseman). Setelah menjadi raja sekaligus menjadi Black Panther, T’Challa tentunya mengemban tugas sebagai raja yang baik dan harus melindungi rakyatnya. Dari situ dia akhirnya mengejar musuh lama ayahnya, Klaue (Andy Serkis) yang mencuri Vibranium. Tapi, tanpa disangka-sangka, ternyata pengejaran yang dilakukan sama T’Challa berujung ke masalah yang lebih buruk yaitu munculnya sosok baru bernama Killmonger (Michael B. Jordan).

Killmonger mempunyai keinginan buat balas dendam dan mengekspos Wakanda ke dunia luar, mengekspos di sini teh maksudnya mensuplai barang-barang canggih buatan Wakanda untuk orang-orang di luar Wakanda, bukan mengekspos cerita-cerita tercyduck kaya di akun gosip instagram ya. Sori. Terus karena dianggap membahayakan dan bisa memulai kekacauan dunia, maka T’Challa dan orang-orang sekitarnya pun berusaha untuk mengalahkan si Killmonger ini. Karena ini film superhero action udah pasti ujung-ujungnya bakal rusuh dan ada adegan perang yang oke banget. Marvel tea atuh.

Kenapa Black Panther lebih dari film superhero biasa? Soalnya bisa dibilang film Black Panther ini adalah salah satu film Marvel paling keren yang pernah dibuat. Ya semacam angin seger gitu lah, rasa-rasanya mungkin kayak kalau kamu jogging ke Punclut pagi-pagi. IYA.

Pokoknya banyak hal-hal baru yang menarik banget untuk ditonton di film ini. Plotnya nggak bikin bosen, ada bumbu unsur politik yang kuat tapi juga ada humor yang cukup menghibur. Terus ada juga unsur-unsur budaya Afrika yang menarik buat kamu simak, karena jarang banget juga kan kita liat budaya Afrika? Di film ini unsur-unsur itu dikemas dengan apik, mulai dari baju, musik, dan dari pemeran-pemerannya sendiri. Keren pokoknya mah. Wakanda forever! Salam dari Wa Ijah di Cigadung.

Rajin menabung dan tidak menggigit.