Apresiasi Karya Bottlesmoker Hadir dalam Bentuk Album Remix

Selamat Hari Sumpah Pemuda semuanya! Iya, sebenernya kemarin, sih. Tapi kan, lebih baik terlambat daripada nggak sama sekali. Gaya atuh. Nah, bertepatan dengan peringatan tersebut, Bottlesmoker merilis sebuah album kompilasi berjudul Bottlesmoker On The Other Hands: Hypnagogic Remix. Jadi, album ini tuh isinya versi remix dari lagu-lagu yang ada di album Hypnagogic dan pastinya diisi sama musisi lain, bukan sama Bottlesmoker. Atuh ai sama Bottlesmoker lagi mah sama aja bohong. Heu.

Ini bukanlah kali pertama dynamic-duo tersebut merilis album mereka dalam versi remix. Sebelumnya mereka pernah merilis Bottlesmoker On The Other Hands: Slow Mo Smile X, pada tahun 2012 silam. Uniknya, ide untuk membuat kedua album remix tersebut bukan lahir dari Angkuy dan Nobie. Yang mengusulkan untuk membuat album Bottlesmoker On The Other Hands: Hypnagogic Remix ini adalah Adhy Saka Juhansyah a.k.a. Shakaboyd, seorang chiptuner asal Tangerang yang udah lama malang melintang di scene chiptune lokal. Sebagay tea geningan.

“Ide ini muncul dari Adhy Saka (Shakaboyd). Dia dateng dan cerita soal ide ini. Kita kasih tau kalau dulu yang album Slow Mo Smile juga ada inisiator buat bikin kompilasi ini. Akhirnya dia ngajak temennya yang juga illustrator di album ini (TertandaWisnu) untuk jadi pengurusnya”, ungkap grup electropop tersebut saat dihubungi melalui Official Line Account mereka.

Bottlesmoker sendiri nggak terlibat banyak dalam proses penggarapannya, mereka cuma bantu sebar info tersebut lewat sosial media dan setelah akhirnya terkumpul, mereka membantu menawarkan ke netlabel. Akhirnya ada dua netlabel yang tertarik, mereka adalah Wrieuw Recordings dan Tsefula/Tsefuelha Records. Dalam proses pengumpulannya juga Bottlesmoker nggak mengkurasi karya yang masuk, jadi semua musisi dibebaskan buat mengekspresikan diri mereka dengan konsep musik apapun. Bageur pisan, kan?

“Kita nggak mau kayak sistem kompetisi, sih, ya. Jadi, membuka siapa yang tertarik aja, lebih intim jadinya. Soalnya lebih personal. Hampir 50% temen-temen kita, 50% lagi baru kenal. Jadi punya temen baru deh”, lanjutnya.

Selain itu, buat warga kreatif yang follow akun Instagram mereka, pasti tau dong kalau belakangan ini mereka lagi mengeksplor bebunyian di daerah kota. Nah, ternyata proses sampling suara tersebut bakal diramu jadi sebuah lagu dan kemudian akan dirilis dalam bentuk EP. Nggak kepikiran da saya mah.

“Awal Januari nanti kita bakalan ngeluarin EP, judulnya Drawing Cities Decoding Chords, sebuah proyek eksperimental dari segi produksinya. Kita bakalan berkunjung ke beberapa kota untuk menangkap suara-suara dari benda-benda yang ada di sekitar kota itu, terus meramunya jadi sebuah lagu”, ujar mereka saat ditanya mengenai rencana terdekat.

Edan, yaah, kreativitas Bottlesmoker asa nggak ada habisnya gini. Nggak nyesel saya ngefans. Hahaha. Tapi karena masih lama, mending sekarang mah denger dulu 20 track Bottlesmoker versi remix kengkawan musisi asal berbagai negara di album Bottlesmoker On The Other Hands: Hypnagogic Remix. Jangan khawatir, bisa diunduh secara gratis, kok. Nih, tinggal klik aja. Semoga suka, yaak~

                                                                                         

Twitter: @bottlesmoker

Neng, ayo neng. Ayo main pacar-pacaran.