Album: UNCANNY – Ferris Wheel EP

Indeks Prestasi Keren: 7,5/10

Warga kreatif, UNCANNY, sebuah unit noise rock asal Bandung ini baru aja ngerilis mini album yang… jir, seperti dimasakin ayam rica-rica sama mamah. Nagih! Walaupun sudah sedikit agak lama rilisnya, tapi nggak apa-apa, yah, daripada nggak sama sekali. Tanggal 10 September 2016 lalu, trio noise rock ini ngerilis mini album yang diberi judul Ferris Wheel. Berisikan 5 lagu penuh dengan musik noise yang beragam yang seakan membawa kita berputar-putar mengitari kebisingan muka di bumi ini. Lebay siah wahid.

Dari namanya juga jelas meureun yah. Iya, UNCANNY ini ingin membawa kita ke suasana noise rock beremosi rendah dan tinggi, bergantian mengikuti arah putarannya. Dirilis oleh label asal Jatinangor Cut Your Eyes! Records, dengan media kaset pita dan juga format digital. Cus ah, langsung. Track pertama, Savvy Bloke. Diawali dengan noise gitar dari salah satu efek pedal Muhammad Suryo (gitar, vokal) sebagai salam perkenalan, dilanjut dengan hentakan-hentakan mengejutkan dan teriakan bikin saya rada bengong. Hehe. Perlu diketahui pisan ini mah. Suara vokal di mini album ini perlu diacungi jempol banget. Karakternya bener-bener punya kharisma yang kuat. Kayak The Rock atau John Cena tah. Kuat. Edan lah pokoknya. Tapi teu bogoh da, aslina.

“I don’t wanna the Robot”. Kutipan lirik yang sing a long-able. Yaps, itu penggalan lirik dari track ke-2 yang juga single ke-2 dari mereka yang berjudul Conform. Salah satu lagu yang paling sering saya denger di playlist waktu pagi-pagi berangkat ke Cikutra, karena udah bisa didenger di akun Soundcloud-nya Cut Your Ears! Records sebelum rilisnya mini album ini. Salah satu lagu yang membuat hari saya bersemangat. Teu, waduk. Depth kuat di awal lagu, dipadu sama melodi enakeun dan punya sisi-sisi yang beda dan rapih di tiap perpindahan bait ke baitnya. Pokoknya untuk kalian yang suka berisik-berisik wajib pisan masukin lagu ini ke playlist. Ngabejeaan weh ini mah.

Track ke-3 berjudul Avalanche. Mun boleh sok tau, kalau yang ini awalnya agak nge-doom gitu, yah. Yang gini, nih, yang bikin minuman penyegar tenggorokan laku teh. Lagu penuh teriakan menggemaskan ini kayaknya jadi puncak “bianglala” mereka. Lugas, melodis, dan cepat. Selanjutnya ngomongin lagu yang tiba-tiba jadi favorit saya ini berjudul Back and Forth. Lagu ke-4 dari 5 bersaudara dalam EP ini penuh dengan sound-sound flanger dan vokal yang menyinggung harmoni dengan petikan syahdu. Asik. Track ini jadi sesi cooling down, tapi, nggak bisa dibilang lebih nyelow dari 3 track sebelumnya juga. Yah, cocok lah buat istirahat bentaran, sebelum di seperempat lagu terakhir, mereka kembali jadi mereka.

Lagu penutup ini merupakan single perdana mereka yang bertajuk Battle of Minds. Kayaknya nggak usah diragukan lagi ya, buat lagu yang ini. Kalau saya pribadi mah ngerasa cocok banget lagu ini jadi penutup extended play Ferris Wheel ini. Pokoknya berasa Mahameru-nya lah, kalau gunung mah. Suguhan UNCANNY lewat Ferris Wheel EP ini memang menyegarkan. Terlebih untuk kalian yang sangat merasa enerjik mendengar distorsi. Sedap.

 

Tracklist:

1. Savvy Bloke

2. Conform

3. Avalanche

4. Back and Forth

5. Battle of Minds

Oh tiada tandingannya. Aku yang paling berkuasa. Semua orang tunduk padaku! Akulah, Kertarajasa~