Album Baru dan Buku, Persembahan The Groove Setelah 19 Tahun Bermusik

Menjalankan sebuah band dalam kurun waktu yang lama adalah sebuah tantangan tersendiri buat band tersebut. Hanya mereka yang benar-benar mendedikasikan dirinya untuk musiklah yang bisa mencapai titik tersebut, titik di mana bisa melamun dan bilang “wah, sing bener weh euy kita udah punya pencapaian sebanyak ini“. Dan salut untuk band-band yang mampu mempertahankan eksistensinya, dengan tetap menjaga ciri khas yang udah terbentuk sejak lama. Coba kalian sebutin band apa aja yang mampu melakukannya? Nggak, nggak ada nama Teamlo. Itu, band parodi. Hahaha lawas gini ih~

Adalah The Groove, yang pada tahun 2016 ini sudah menginjak tahun yang ke-19 dalam karir bermusiknya. Luar biasa, 19 tahun. Udah usia mahasiswa kalau manusia mah. Walaupun begitu, band jazz pop asal Bandung yang hits di era 2000-an dengan lagu Dahulu dan Khayalan ini juga sempet ngalamin masa-masa hiatus. Keluar-masuk dan bongkar pasang personil termasuk bagian di dalamnya. Di luar itu, sampai hari ini kita masih bisa liat dan dengar duet vokal Rieka Roslan dan Reza. Pada sesi interview bersama Ngamplag Infobdg TV, The Groove bercerita tentang kiat menjalin kebersamaan selama ini. “The Groove tuh basic-nya kekeluargaan, naturally-nya seperti itu. Ya makin ke sini pengertian satu sama lainnya udah semakin tinggi,” kata Ali Akbar, keyboardist.

Sementara Reza menambahkan bahwa, “sebelum 19 tahun aja kita udah kenal lama. Jadi sebetulnya yang paling penting jelek-jeleknya udah pada tau”. Selama itu pula, mereka udah menelurkan 5 buah album. Terbaru adalah album Forever You’ll Be Mine, yang dirilis pada 25 Mei 2016 lalu. Selain album, pada momen tersebut mereka secara resmi merilis buku berisi perjalanan The Groove. “Ide awalnya dari management kami, Tadinya kita juga nggak pede gitu, sih, maksudnya buku kayaknya terlalu serius. Cuma akhirnya kita menerima karena ini pengalaman harus dibagikan,” kata Tanto, keyboardist juga. Buku perjalanan ini berisi tentang banyak hal yang telah mereka lakukan, dari mulai pengalaman rekaman sampai konflik yang terjadi.

Forever You’ll Be Mine berisi total 10 lagu yang pas banget disimak oleh kamu-kamu yang dulu sempet ngikutin musik mereka atau sekadar muter lagunya di Spotify. Untuk materi lagunya sendiri, album ini berisi 6 lagu baru, 2 lagu recycle, dan 2 lagu yang sebelumnya mereka jadikan single. Dua lagu recycle ini sebetulnya lagu milik Rika yang sempat membuatkan lagu untuk Sheila Majid dan Puput Melati. “Eh ini lagu keren, nih, Rik. Boleh nggak kita minta, tapi kita aransemen ulang,” kisah Reza tentang ide memasukkan dua lagu Rika tersebut.

Kabar terakhir, pada Selasa (6/9) kemarin The Groove sukses menggelar konser kolaborasi bareng Maliq & D’Essentials, bertajuk D’Essentials of Groove. Mantap mbosku. Dahulu, semua indah. Dahulu, terasa bergelora. Tapi bagi The Groove, waktu bukanlah penghalang momen indah kebersamaan mereka, dan sampai kapanpun mereka akan tetap bergelora. Asik gini ya. Simak interview lengkap The Groove serta penampilan unplugged mereka membawakan lagu Dahulu dan Forever You’ll Be Mine, tuh di bawah.

Web: infobdg.com | infobdg.tv

Facebook: facebook.com/thegrooveindo

Twitter: @thegrooveindo  |  @infobdgTV

Ruang Alternatif Kamu